7 Kesalahan Saat Berdandan (for Women)

Anda mungkin menggunakan produk-produk kosmetika dengan cara yang sering Anda lihat dilakukan model iklan di televisi, atau kakak atau orangtua Anda. Sehingga, hal itu sudah menjadi kebiasaan. Padahal, cara menggunakan produk-produk tersebut mungkin kurang tepat, atau tidak memberikan hasil yang maksimal sesuai yang Anda harapkan. Berikut adalah beberapa kesalahan klasik saat menggunakan produk-produk kosmetika.

Memulas foundation saat moisturizer belum kering

Bagian yang lembut dan basah dari moisturizer dapat menyebabkan make-up luntur jika moisturizer tidak cukup waktu untuk meresap ke dalam kulit. Hal ini akan membatasi kerja foundation untuk mempertahankan riasan wajah Anda sepanjang hari. Sebaiknya Anda menunggu hingga 1 menit sampai pelembab betul-betul telah meresap. Atau, jika Anda harus buru-buru, tempelkan tisu pada wajah Anda setelah diberi pelembab, lalu pulas foundation-nya.

Menyemprotkan parfum ke pakaian

Parfum dapat merusak kain, dan serat kain bisa membuat aroma parfum menjadi berbeda. “Wangi-wangian itu diformulasikan untuk diterapkan ke kulit, dimana kulit akan berinteraksi dengan panas tubuh,” ujar Terry Molnar, executive director Sense of Smell Institute, New York City. Cara yang lebih baik adalah mengoleskan atau menyemprotkan sedikit parfum ke satu atau dua daerah nadi, seperti lutut, lengan, leher bagian bawah, atau di belakang daun telinga. Jangan menggosok kedua pergelangan tangan Anda, karena akan memecahkan struktur molekul parfum. Setelah itu silakan berpakaian.

Berkaca terlalu dekat saat mencabut alis

Ketika Anda berkonsentrasi pada rambut-rambut yang halus, jangan mengikuti bentuk dari seluruh alis. Hal ini membuat alis terlalu tipis, atau tidak sama tebalnya antara alis kiri dan kanan. Akan lebih baik jika Anda berkaca di cermin yang besar di dekat jendela, lalu melangkahlah beberapa meter untuk mengamati wajah Anda, demikian menurut Ramy Gafni, pemilik RamySpa di New York City. Alis seharusnya proporsional dengan bentuk wajah dan postur tubuh Anda. Mendekatlah ke cermin, lalu cabut alis Anda. Mundurlah setiap beberapa kali untuk memastikan alis Anda simetris.

Tidak memulas bedak atau pelembab pada leher

Ketika Anda sedang berdandan, jangan berhenti sampai di dagu saja. Kulit leher Anda akan menjadi lebih tipis dan lebih sensitif daripada kulit wajah, serta cenderung mengubah pigmen, elastisitas, dan tekstur kulit. Akhirnya, kulit leher menjadi lebih cepat keriput. Karena itu, ketika memulas sunscreen pada wajah, sapukan juga pada leher dan bagian atas dada Anda. Oleskan juga pada bagian atas telapak tangan Anda, karena ini juga bagian yang rapuh. Hal yang sama juga perlu Anda terapkan saat memulas pelembab, dan krim perawatan wajah yang lain. Meskipun begitu Anda tidak perlu menggunakan krim khusus leher. Perhatikan juga saat Anda menggunakan produk yang mengandung alpha hydroxy acids atau retinol. Coba dulu krim ini di tangan Anda.

Mandi sampai tubuh dan rambut Anda terasa sangat bersih

Mandi sampai bersih terdengar sempurna, namun hal ini juga menunjukkan bahwa Anda mandi terlalu lama, atau terlalu bersemangat menggosok badan, sehingga Anda justru menghilangkan minyak alami dan kandungan pelembab dalam sabun atau shampo yang Anda gunakan. Jika Anda ingat, sabun yang mengandung moisturizer akan membuat kulit Anda seperti bersabun terus meskipun sudah diguyur air berulangkali. Hati-hati saat menggunakan loofah atau shampo obat, karena dapat mengikis kulit dan rambut Anda. Loretta Ciraldo, penulis 6 Weeks to Sensational Skin, mengatakan, sebaiknya Anda membatasi waktu mandi Anda 10 menit saja, atau kurang. Gunakan air hangat (bukan panas) untuk mandi.

Memberikan salep atau krim berlebihan pada noda di wajah

Anda menggunakan spot cream untuk membuang noda atau bintik pada wajah. Kemudian, agar lebih cepat hilang, Anda mengoleskan krim lagi. “Kebanyakan perawatan seperti ini mengandung asam yang mempenetrasi kulit selama berjam-jam setelah dioleskan,” ungkap Ciraldo. “Penggunaan yang berlebihan bisa mengakibatkan kulit seperti terbakar, terlihat dari kulit yang memerah, terkelupas, atau iritasi.” Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda ikuti saja petunjuk penggunaan pada kemasan. Umumnya salep atau krim menginstruksikan agar Anda menggunakannya sekali atau dua kali sehari.

Menggunakan conditioner ke seluruh rambut

Kebanyakan orang menggunakan conditioner seperti menggunakan shampo: dari pangkal rambut ke seluruh bagian rambut. Rambut yang paling dekat akar adalah rambut sehat yang terus tumbuh. Ujung rambutlah yang lebih butuh perhatian. Selain membuat conditioner cepat habis, rambut juga menjadi berat dan berantakan. Menurut Gina Lees, stylist dari Adolf Biecker Spa di Philadelphia, lebih baik Anda memulas conditioner pada bagian setinggi telinga Anda, lalu ratakan sampai ke ujung rambut. Rambut akan menjadi lebih bervolume.

Kompas – Kamis, Maret 12

1 Comment (+add yours?)

  1. beautyonwatch
    Apr 02, 2009 @ 23:02:15

    hi…alpha hydroxi acid sekarang juga diatur penggunaannya loh. bahkan jadi polemik tentang keamanannya bagi kesehatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s